Pasang Dan Mari Kita Lawan

Bebaskan Ibu Prita Mulyasari

Bebaskan Ibu Prita Mulyasari

Sampean sudah tau tentang kabar seorang ibu 2 anak yang dipenjara gara gara hanya menulis keluh kesah karena tidak kepuasan beliau setelah dirawat di suatu rumah sakit yg tersohor ? Kasus inilah yang membuat was was saya dan blogger penganut ajaran pelacur [pelan curhat] lainnya.

Pasal 27 ayat 3 UU ITE, UU bikinan DPR 2004-200 inilah yang membuat itu terjadi, dengan alih alih pencemaran nama baik, seorang ibu yg saya rasa melakukan haknya yg masih wajar sbg konsumen dengan menulis kekesalannya pada surat pembaca saat itu. Namun pihak rs dg kekuasaanya bukannya menanggapai dg kebijakan malah tuduhan pencemaran nama baik mereka membawa si ibu itu ke balik jeruji besi.

Kalau sudah begini akankan kita diem, hemm saya rasa lawan kebijakan spt ini adalah terpenting. Saya kuatir kalau saja hal spt ini saja bisa masuk penjara, kebebasan berpikir dan bersuara telah di kebiri dg secuil UU buatan tangan ajaib itu.

Maka dari itu mari kita sbg blogger penganut ajaran pelacur [pelan curhat] membantu support dg memasang banner sbg bentuk mendukung seorang ibu dg anak 2 yg lagi mendekam di penjara.

Tulisan terkait :



25 komentar untuk artikel ini

  1. terima kasih kawan… mari kita perjuangkan kebebasan menyatakan pendapat

    Reply

    Geblek Reply:

    siap paman, hanya spt ini yg baru bisa saya perbuat

    Reply

  2. Diq Net says:

    Bebaskan ibu dan anak! hehe.. kasian anaknya gan, butuh mimi cucu tuh.. semoga tidak apa2 tuh ibunya, amin :)

    Reply

    Geblek Reply:

    bebaskan juga UU yg ndak jelas itu :)

    Reply

  3. ciwir says:

    semoga para pimpinan OMNI diberikan ketabahan di neraka kelak…

    ciwirs last blog post..Perlindungan Konsumen

    Reply

  4. aku ikut dukung aja deh..supaya bu prita bisa bebas. kasihan banget ya..apalagi dengan anaknya itu.

    aditya permanas last blog post..Band Pendatang Baru “Vierra” dikabarkan Plagiat Band Luar “Lost Prophets”

    Reply

  5. regso says:

    saat konsumen dipaksa untuk diam . Apakah masih layak konsumen disebut dengan raja .
    Kritikan dari konsumen yang tidak dikelola dengan baik oleh pihak penjual jasa atau produk malah bisa mencoreng produk atau jasa itu sendiri.

    Reply

    Geblek Reply:

    makanya mari kita ganyang omni

    Reply

  6. m henry says:

    wah .. undang2nya koq justru kian mempersempit ruang gerak gitu ….

    m henrys last blog post..Kedahsyatan sebuah BACKLINK

    Reply

  7. tipis says:

    saya baru dengar kemarin nih beritanya di pesbuk. dan udah join komunitasnya. sangat prihatin memang. internet begitu bebas. gk bakal bisa dibatasi oleh undang2 sekalipun. wah makin kacau aja tuh UU ITE nya

    tipiss last blog post..Memberdayakan Blog ber PageRank 0 (nol)

    Reply

  8. Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien
    oleh RS OMNI International Alam Sutera

    Kasihan saja tidak cukup. Apakah yang sudah Anda lakukan untuk menggalang anti kriminalisasi pasien oleh RS OMNI International Alam Sutera ? Atau Anda hanya membaca dan menonton kasus itu di Media Cetak dan Televisi ?
    Jika Anda peduli, namun tidak tahu caranya mengekspresikan kepedulian Anda, berikut ini adalah langkah praktis untuk menyampaikan aspirasi Anda :
    1. Kirim Email kekecewaan dan kutukan Anda, kepada :
    info@omnihealthcare.co.id dan info@omni-hospitals.com (RS OMNI International Alam Sutera)
    mph@cbn.net.id (Pengacara RS OMNI International Alam Sutera dari Risma Situmorang, Heribertus & Partners).
    2. Anda juga bisa menyampaikan kekecewaan dan kutukan Anda secara langsung kepada nomor telpon : 021-53128555 (hunting). Jangan hanya berbicara sama operatornya, tetapi kalau bisa dengan para manajemen RS OMNI International Alam Sutera, yaitu Sukendro (Direktur Utama), Dina (Direktur), atau Anda juga bisa menghubungi semua nama petugas yang disebutkan dalam surat keluhan Prita Mulyasari.
    3. Cara lainnya adalah dengan mengirimkan fax dukungan yang sama ke nomor : 021- 53128666.
    Marilah kita semua melakukan langkah nyata sebagai rasa solidaritas dan tangggungjawab sosial personal. Agar kasus kriminalisasi terhadap pasien yang dilakukan oleh RS Internasional merupakan yang pertama dan yang terakhir. Lakukan apa yang bisa dilakukan, sekarang juga. Terima kasih atas kepedulian Anda.
    Wassalam,

    BARATA NAGARIA
    Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien Indonesia (SAKPI)
    Web, http://anti-kriminal.blogspot.com
    Email : barata.nagaria@yahoo.co.id

    Reply

  9. HIDAYAT says:

    ganti aja OMNI international dengan OMNI COLONIAL..SETUJUUUUU….!!!

    Reply

  10. hidayat says:

    Ganti saja jadi OMNI COLONIAL…tingkahnya persis jaman kolonial…!!!

    Reply

  11. B 48 EH says:

    BEBASKAN IBU PRITA MULYASARI
    MAU JADI APA INDONESIA KALO MENGELUH SAJA DIPENJARA!!!

    B 48 EHs last blog post..Hack T3rmiz-B00st3r.2.0 UnB3atabl3 Activation

    Reply

  12. nicky says:

    apa sih RS OMNI, JANGAN DATENG SANA DEH, mana ada critanya pasien dipenjarain RUMAH SAKIT.. GILA AJA..

    Biasa lah dokter n rs kayak gitu, Dokter n RS baru nan mahal2 aja juga belum tentu baik pelayanannya, jadi harus mau dikritik donk.. (Red : gue en sodara n temen sering alami hal sedemikian berhub dengan dokter dan rumah sakit – sampe bingung pilih rumah sakit en dokter yang baek) Udah deh nggak usah cari kambing hitam untuk memberi kesan seakan-akan RS OMNI baik, semakin RS OMNI nuntut de el el, semakin jelek kesan n namanya n perlakuannya sama pasien (bisa mikir dari sudut itu ngga sih???)

    kalo main pasal2an segera panggil pengacara, masak nulis beginian dipenjara sampe 3mgg..

    hancurkan RS Omni yess hahaha.. tar gue dipenjara lagi nulis begonoan wakakakaka..

    Reply

  13. krishna says:

    bro, saya dukung gerakan ini! saya sempat bingung bagaimana caranya mendukung bu prita dan membuat jera pihak Omblablabla (disensor ntar di tangkap lagi!). saya rasa gerakan ini sudah sangat membantu, saya dukung bro!

    krishnas last blog post..Puluhan Ponpes Jatim Haramkan The Master

    Reply

  14. rulyabdillah says:

    udah bebas tuh mas

    Reply

    Geblek Reply:

    owh belum, masih panjang itu, sidang aja blm beres, cuma berubah tahanan kota saja

    Reply

  15. sutradalang says:

    Saya ikut mendoakan ibu prita.. semoga perlindungan konsumen di negeri ini membaik :)

    sutradalangs last blog post..OPM | Why West Papua Want To Free?

    Reply

  16. bagaimana sekarang ini kabarnya ibu prita
    .-= RUSLI ZAINAL SANG VISIONER´s last blog ..Aku Bukan Pujangga =-.

    Reply

  17. ariberbagi says:

    Salut aq ma orang Indonesia yang menolak ketidak adilan hukum, tapi mengapa yach para penegak hukumnya malah pada membela diri sendiri gak mentingin rakyat gitu lhoh.

    Nitip comment ya gan, dari newbie asal kota bengawan.

    Reply

    Geblek Reply:

    inilah sebuah kekuatan masa,

    Reply

Leave a comment